Once Upon a Dream 
A dream journal by Yamineco 

Thursday, February 26, 2009

闇猫の旅

Setiap kali saya ke airport atau stasiun (saya ke pelabuhan cuma sekali rasanya), saya selalu diingatkan, betapa kebanyakan dari kita bersemangat sekali waktu kita tahu kita akan pergi ke suatu tempat yang ingin kita kunjungi, jauh dari apa yang kita sebut rumah.

Betapa kita bersemangat sekali, waktu kita berpikir "Mau ke sana! Mau liat ini dan melakukan ini dan mencari ini..", kita tidak sabar untuk segera membuat segala rencana kita menjadi nyata, kita tidak sabar untuk segera bolos dari rutinitas dan pamit pada tempat yang kita anggap rumah.

Di malam terakhir sebelum keberangkatan saya sering berpikir, betapa saya akan meninggalkan tempat yang sebenarnya paling nyaman bagi saya. Tempat yang saya anggap rumah di mana kita bisa tidur walaupun cuma di kasur dekil, bisa melakukan segala hal walaupun tempatnya sempit dan berantakan.

Di hari keberangkatan, saya justru terburu-buru, tidak sabar untuk segera masuk ke pesawat/kereta/bus/apapun padahal saya bahkan baru bangun. Saya ingin langsung pergi walaupun semua masih ingin berpamitan.

Dan setelah saya tahu bahwa saya telah jauh dari rumah, telah berada di tempat yang ingin gua kunjungi dan sudah saatnya untuk pulang, saya berpikir, "Andai saja semua ini ga bisa berakhir. Andai gue bisa melakukan perjalanan yang abadi."

Terlepas dari fakta bahwa setiap kali saya menemukan tempat bermalam gue berpikir, "Ini bukan atap saya, ini bukan tempat tidur saya, ini bukan rumah saya. Suatu saat saya akan pergi dari sini."

Begitu saya sampai di rumah, saya akan merasa lega. Saya merasa sangat bahagia sudah berada di rumah kembali,  kembali ke keseharian saya.

Mungkin kalau saya telah menetapkan petualangan dan pengembaraan sebagai rumah saya, lain lagi ceritanya. Mungkin saya akan menjadikan segala euforia rencana perjalanan sebagai keseharian dan segenap semesta adalah rumah saya.

Tulisan ini  saya tulis karena teman saya akan pergi ke Korea. Saya pun bingung, kenapa saya yang justru membuat jurnal kontemplasi ini padahal dia yang akan bepergian..

Labels:

2 Comments:

At Tuesday, March 10, 2009 1:00:00 PM, Blogger Dianing Ratri said...

1st-3rd: damn true!!!
4th: neup...I want to run fast to bandung at that time..
5th and the rest: don't know it yet XP but now I just try to make this place as comfortable as home :)

trima kasih sudah mewakili saya XP
m(_ _)m
kamsa hamnida :D

 
At Saturday, July 10, 2010 8:05:00 PM, Blogger seseorang said...

paradoks juga ya, ingin ceper2 pergi dari rumah tapi tiap ke tempat tujuan, mikir "ini bukan rumah saya". hahahaha jadinya maunya apa sih?

emang gak salah saya make blog ini sebagai sumber inspirasi *ngikik*

 

Post a Comment

<< Home

Blog ini tempat saya mengabadikan cerita-cerita mimpi saya yang kadang aneh, kira-kira semacam diary mimpi begitulah.. Siapa tahu memang ada artinya (tapi jangan lupa, arti mimpi setiap orang bisa berbeda), bisa jadi inspirasi (asal tidak menjiplak mentah-mentah), atau paling tidak untuk penghibur di kala bosan..

My Photo
Name:
Location: Bandung, Indonesia

Saya hanya seorang pemimpi.. Alias tukang tidur. Jam tidurnya pun ga pernah bener.. Kalo ga lagi tidur pasti kerjaannya kalo nggak ngegosip, ngutuk-ngutuk orang, ato nyorat nyoret pake cat aer macem anak teka..

Yami's Other Sites

Previous Posts

Archive

February 2009
April 2009
May 2009
June 2009
July 2009
August 2009
September 2009
October 2009
November 2009
December 2009
January 2010
February 2010
March 2010
April 2010
May 2010
June 2010
July 2010
August 2010
September 2010
October 2010
November 2010
December 2010
January 2011

Yami's Friends

Powered by Blogger, Photobucket and DeviantArt.

Art & Layout by Yamineco.