Petani dan Kebenaran
Di mimpi saya, saya melihatseorang petani yang tinggal di ujung semesta. Ia hidup damai di rumahnya, dengan ladang yang selalu menghidupinya dan istri yang selalu mencintainya.Suatu hari, terpikir olehnya bahwa alam semesta sungguh luas, sementara dirinya hanyalah satu titik kecil di ujung lembaran dunia yang besar. Ia ingin menjadi sesuatu yang lebih besar dan bermakna, karena itu ia mencari Kebenaran dan Pengetahuan.
Maka itu ia meninggalkan kehidpannya yang lama, ia tahu ia takkan bisa kembali lagi tetapi ia menganggapnya sebagai pengorbanan yang diperlukan untuk mencapai tujuannya. Ia keluar dari lorong ujung semesta, melalui jalan yang panjang dan tangga berlika-liku.
Lama kelamaan ia menjadi terkenal dan semua orang mendukungnya. Semua orang dari golongan seniman, ilmuwan, orang-orang dari peradaban tertinggi di alam semesta semua menyemangatinya. Semua entitas yang identik dengan Kebenaran dan Pengetahuan menyemangatinya dan menyerukan nama sang petani dari ujung semesta.
Sampai pada akhirnya sang petani bertemu dengan makhluk yang sangat diagung-agungkan. Ia tidak seperti apapun yang pernah ditemui sang petani, dan ia begitu dipuja-puja oleh semua orang. Makhluk itu lalu berkata pada sang petani;
"Aku adalah Kebenaran. Kalau aku yang kau cari maka tunduklah dan jadilah budakku."
Maka sejak itu, sang petani menjadi budak Kebenaran. Seumur hidupnya ia menanggung beban pengetahuan yang begitu besar di kepalanya yang tak pernah berhenti bertambah. Ia tak pernah lagi merasakan kebahagiaan, tak pernah bisa lagi menjumpai istrinya dan tinggal di ujung semesta yang damai dan tak tersentuh dunia luar. Ia menyesali keputusannya mencari Kebenaran dan Pengetahuan.
Selesai.
Mungkin maksudnya kalo kita tahu banyak, tanggung jawabnya juga ikut banyak, resikonya juga makin banyak..
Kalau menurut saya, semua hal pasti ada resikonya dan harus dipertanggungjawabkan. Masalahnya apakah kita mau/sanggup menanggung resiko itu? Apa kita mau/sanggup bertanggung jawab atas hal itu? Kadang kita dengan mudah berkata "Gua mau ini!" tanpa berpikir bahwa mungkin "ini" ada konsekuensinya, yang belum tentu kita mau/sanggup tanggung..
Begitulah teman-teman, hidup itu tidak semudah dan seindah di dalam komik, di mana kekasih ideal dan gelar juara bisa diraih dalam beberapa jilid buku..
Labels: entitas misterius, fantasy, petani

1 Comments:
IPEEEH INI KEREN BENER!! *colong* [LMAO]
Post a Comment
<< Home