Misty Mountain
Saya mimpi sedang naik bus sama seseorang. Lalu orang itu ngobrol-ngobrol sama supir busnya, bertanya-tanya kalau ke tempat "ini" (saya ga inget namanya, maaf) turun di halte mana, naik bus apa.. Sampai akhirnya kita diturunkan di halte yang terbengkalai yang tinggal atap dan tiangnya saja, berlantai tanah dan tidak ada tempat duduk."Lu yakin ini haltenya?"
"Iya, kata supirnya tunggu di halte yang ini."
Saya melirik halte sebelah, yang masih baru, lengkap dengan tempat duduknya. Tapi kita tetap menunggu di halte hancur itu. Beberapa orang ikut ke halte bobrok itu, sambil tampang mereka ragu-ragu, kayaknya bukan cuma saya yg ragu halte ini masih dipakai apa enggak.
Tapi kenyataannya muncul bus yang berhenti di halte bobrok itu. Bus itu mengantar kami berdua ke gunung berkabut, di mana kami disambut gapura besar (ada kali sekitar 15 meter) yang seperti sudah menyatu sama gunung itu.
Di sana saya lihat orang-orang dengan baju-baju Cina jaman dulu dengan warna broken white sedang menerbangkan macam-macam layangan, kebanyakan desain tradisional yang oriental. Beberapa dari mereka menawarkan saya untuk ikut main, yang lain saling mengadu layangan mereka, sementara sisanya menonton.
Lalu dari sana, saya melewati jalan batu, di ujungnya ada gua pendek yang tembus ke tempat dengan pemandangan candi raksasa yang sudah ditumbuhi tanaman-tanaman. Kabut menebal di daerah ini.
Terus ada orang lewat yang berkata "Wah, kalo mo liat yang bagus sih harus terbang."
"Gimana caranya Koh?"
"Sini, saya buat terbang."
Lalu kami terbang.. Asli aja, kayak mendadak punya sayap putih ringan seperti kabut.. Mungkin memang dibuat dari kabut.
Setelah puas terbang keliling gunung, kami mengakhiri perjalanan dengan.. Mengunjungi toko suvenir. -_-a
Lalu saya bangun. Sambil agak-agak nyesel karena nemu buku bagus di toko suvenir itu. OTL

1 Comments:
hmm... yg ini kebangun krn oz lg gak peh?
Post a Comment
<< Home