Perampok dan Dunia Kecil
Malam ini saya mimpinya pendek-pendek dan terpotong-potong. Berikut ini adalah 2 potong mimpi yang bisa saya ingat.
Di mimpi yang pertama, saya melihat ada pantai, di sana adalah gerbang masuk ke daerah wisata berwujud pulau-pulau kecil, di mana kita bisa menyewa kapal untuk mengunjungi pulau-pulau yang ada di sana.
Tersebutlah sepasang kakak beradik yang bekerja menyewakan kapal di sana. Suatu hari mereka kedatangan suami istri yang mau menyewa kapal. Si suami bilang ke kakak beradik ini kalo istrinya sakit keras, jadi sebelum terjadi apa-apa dia mau mengunjungi salah satu pulau di sana dulu.
Jadilah mereka berangkat.. Si suami menunjukkan pulau mana yang ingin mereka kunjungi. Dari sekian pulau yang indah, si suami memilih satu pulau gersang penuh dengan puing yang ga ada indah-indahnya.
Si kakak lalu bilang kalau pulau ini udah ga ada apa-apanya lagi, tapi si suami bilang emang pulau itu yang pengen didatengin. Terus si kakak mikir, "Oh, mungkin ada kenangannya. Dulu tempat ini kan juga bagus." dan tetep mengantar suami istri ini ke pulau puing tersebut.
Lalu sampe di sana, si suami bilang mau liat kondisi dulu, kalo aman baru mau ajak si istri.
Beberapa lama kemudian, si suami ga nongol-nongol dan si kakak curiga terjadi apa-apa. Maka kakak beradik ini menyusul si suami. Ternyata si suami lagi ngegali sesuatu di antara puing-puing.
Si adik nyeletuk, "Jangan-jangan mereka rampok, hasil rampokannya disembunyiin di sini." Si kakak juga baru inget, memang harusnya baru-baru itu ada berita perampokan.
Lalu si kakak beradik ketahuan ngikutin si suami. Si suami langsung ngeluarin senapan dan ngejar-ngejar mereka. Mereka kabur menuju kapal dan ternyata kapalnya udah mau dibawa lari sama si istri. Dengan hoki dan skill lompat yang bagus sekali mereka berhasil naik ke kapal, meninggalkan si suami di pulau terbengkalai itu.
Mungkin si kakak beradik menyerahkan si istri ke polisi dulu, baru menjemput si suami bersama pasukan polisi, entahlah.. Berhubung mimpinya terputus sampai situ kita gakkan tahu..
Di mimpi yang pertama, saya melihat ada pantai, di sana adalah gerbang masuk ke daerah wisata berwujud pulau-pulau kecil, di mana kita bisa menyewa kapal untuk mengunjungi pulau-pulau yang ada di sana.
Tersebutlah sepasang kakak beradik yang bekerja menyewakan kapal di sana. Suatu hari mereka kedatangan suami istri yang mau menyewa kapal. Si suami bilang ke kakak beradik ini kalo istrinya sakit keras, jadi sebelum terjadi apa-apa dia mau mengunjungi salah satu pulau di sana dulu.
Jadilah mereka berangkat.. Si suami menunjukkan pulau mana yang ingin mereka kunjungi. Dari sekian pulau yang indah, si suami memilih satu pulau gersang penuh dengan puing yang ga ada indah-indahnya.
Si kakak lalu bilang kalau pulau ini udah ga ada apa-apanya lagi, tapi si suami bilang emang pulau itu yang pengen didatengin. Terus si kakak mikir, "Oh, mungkin ada kenangannya. Dulu tempat ini kan juga bagus." dan tetep mengantar suami istri ini ke pulau puing tersebut.
Lalu sampe di sana, si suami bilang mau liat kondisi dulu, kalo aman baru mau ajak si istri.
Beberapa lama kemudian, si suami ga nongol-nongol dan si kakak curiga terjadi apa-apa. Maka kakak beradik ini menyusul si suami. Ternyata si suami lagi ngegali sesuatu di antara puing-puing.
Si adik nyeletuk, "Jangan-jangan mereka rampok, hasil rampokannya disembunyiin di sini." Si kakak juga baru inget, memang harusnya baru-baru itu ada berita perampokan.
Lalu si kakak beradik ketahuan ngikutin si suami. Si suami langsung ngeluarin senapan dan ngejar-ngejar mereka. Mereka kabur menuju kapal dan ternyata kapalnya udah mau dibawa lari sama si istri. Dengan hoki dan skill lompat yang bagus sekali mereka berhasil naik ke kapal, meninggalkan si suami di pulau terbengkalai itu.
Mungkin si kakak beradik menyerahkan si istri ke polisi dulu, baru menjemput si suami bersama pasukan polisi, entahlah.. Berhubung mimpinya terputus sampai situ kita gakkan tahu..
***
Mimpi berikutnya!
Jadi di suatu tempat entah di mana, ada dunia yang kecil sekali, hanya dihuni oleh 5-6 suku yang masing-masing terdiri dari paling banyak 10 orang. Mereka selalu berselisih karena terbatasnya tempat dan apabila terjadi sesuatu orang yang bisa disalahkan cuma yang itu-itu saja.
Lalu pada suatu hari, muncul seorang pendatang dari dunia lain. Pada saat itu orang-orang di dunia itu pun sedang berselisih dan saling menyalahkan.
Mereka melihat pendatang itu, dan karena mereka tidak menemukan siapa pelaku kesalahan untuk entah masalah apa yang mereka hadapi di antara mereka, mereka langsung menyalahkan si pendatang.
Jadilah si pendatang dikejar-kejar seluruh penghuni dunia itu. Tetapi karena dunia itu kecil dan bulat, maka ke manapun dia lari dia akan kembali ke tempat yang sama dan bertemu dengan orang-orang yang sama pula.
(bayangkan saja bila bumi ini cuma sebesar perumahan, kondisinya kira-kira seperti itu)
Karena itu si pendatang mengubah wujud dunia itu menjadi datar. Semua penghuni dunia itu langsung berhenti mengejar karena sekarang mereka sadar bahwa dunianya memiliki batas.
Sejak itu mereka berhenti berselisih karena mereka tahu bila terjadi sesuatu, salah satu dari mereka bisa terjatuh dari pinggir dunia mereka. Mereka pun jadi belajar tenggang rasa dan toleransi karena dunia mereka yang kecil menjadi semakin terbatas.
Sekian dua mimpi saya yang ga ada nyambung-nyambungnya ini. Potongan-potongan mimpi lain ga jauh-jauh isinya dari kehidupan sehari-hari saya, walaupun saya yakin saya ga hidup di rumah pohon di hutan tropis..
Labels: dunia, entitas misterius, fantasy, kapal, pantai, perampokan, tempat terbengkalai

0 Comments:
Post a Comment
<< Home