Rat Babies and Intriguing Dream
Saya bermimpi Cina daratan dan sekitarnya direkonstruksi dengan alasan akan dijadikan wilayah penelitian yang berhubungan dengan masalah populasi dunia. Rekonstruksi tersebut dibuat sedemikian rupa agar wilayah tersebut terisolir dari dunia luar.
Rupanya, pembangunan itu merusak satu tempat keramat sehingga penelitian itu dikutuk. Sejak rekonstruksi itu selesai, tidak pernah ada kabar dari dalam wilayah itu.
Yang ada hanyalah kisah-kisah hantu, tentang orang-orang yang mendekat ke wilayah sana akan melihat batu besar berbentuk taring berlubang, dan orang-orang yang melihatnya akan dikutuk. Setiap mereka memasuki tempat berair (laut, danau, kolam renang, bathtub), tempat itu akan menjadi tak berdasar bagi mereka.
Lalu orang-orang sekitar juga mengaku sering melihat penampakan seperti mayat hidup berwujud bayi kurus yang perilakunya seperti tikus (tikus got, bukan tikus piaraan). Konon penelitian yang dilakukan di sana itu sebenarnya penelitian rahasia menggunakan manusia, dan zombi-zombie itu perwujudan dari orang-orang yang dipakai di penelitian itu.. Kalau bukan imbas kutukan karena seluruh Cina daratan dirobak.
Rupanya, pembangunan itu merusak satu tempat keramat sehingga penelitian itu dikutuk. Sejak rekonstruksi itu selesai, tidak pernah ada kabar dari dalam wilayah itu.
Yang ada hanyalah kisah-kisah hantu, tentang orang-orang yang mendekat ke wilayah sana akan melihat batu besar berbentuk taring berlubang, dan orang-orang yang melihatnya akan dikutuk. Setiap mereka memasuki tempat berair (laut, danau, kolam renang, bathtub), tempat itu akan menjadi tak berdasar bagi mereka.
Lalu orang-orang sekitar juga mengaku sering melihat penampakan seperti mayat hidup berwujud bayi kurus yang perilakunya seperti tikus (tikus got, bukan tikus piaraan). Konon penelitian yang dilakukan di sana itu sebenarnya penelitian rahasia menggunakan manusia, dan zombi-zombie itu perwujudan dari orang-orang yang dipakai di penelitian itu.. Kalau bukan imbas kutukan karena seluruh Cina daratan dirobak.
***
Mimpi berikutnya adalah saya berada di sebuah pameran komik.. Dengan suasana seperti pasar barang-barang seni (yang permanen, bukan event sekian tahun sekali)
Saya jalan-jalan ke sebuah stand milik seorang komikus lokal, yang entah kenapa tampangnya familiar dan saya kenal (walau ga dekat) di dunia nyata. Lalu terjadi percakapan ini:
Komikus (K): Kamu ini aslinya lebih terbuka ya kalau sama orang yang deket sama kamu?
Saya (S): Oh, iya. Kenapa gitu?
K: Kalau kamu ga terbuka sama orang lain, bukannya nanti orang jadi ga tau kamu yang sebenernya kayak gimana?
S: Oh saya emang takut orang sih..
K: Ooooh..
*not-so awkward silence*
S: ... Eh, tapi kalo emang ternyata emang itulah saya yang sebenarnya, gimana?
K: Maksudnya?
S: Ya.. Saya yang sesungguhnya adalah orang yang takut orang dan lebih suka membuka diri sama orang yang deket sama saya?
*real awkward silence*
K: Hmmm, iya ya.. Gimana ya..*bingung sendiri*
Kalau kata teman saya, orang ini kedengerannya preachy. Tapi sebenernya suasana percakapan ini kira-kira ga jauh beda dengan percakapan macam ini:
K: Kamu makan ga pake sambelnya?
S: Enggak, kenapa gitu?
K: Enak lho sambelnya
S: Enak ya? Tapi lagi ga pengen euy..
K: Hmm, gimana ya..*bingung sendiri*
Secara pribadi saya merasa mimpi ini menarik sekali, karena:
1. Sebenernya saya sering mimpi ke tempat pasar seni begitu, tapi berhubung biasanya putus-putus, saya ga pernah ingat utuk mencatatnya.
2. Mimpi ini termasuk yang terasa nyata.
3. Saya ceritakan mimpi ini ke teman saya yang komikus, dan memang ada komikus yang seperti itu dan saya kenal dia.. Kenal dalam artian tahu nama, tahu tampang (then again, saya bodoh dalam urusan mengingat orang) pernah ketemu 2-3 kali dan terakhir ketemu pun berbulan-bulan yang lalu.
4. Dia tampaknya menanyakan hal itu out of curiousity, nyaris tanpa ada maksud mau menceramahi saya harusnya bersikap bagaimana, yang bener itu harusnya gimana, dll.
Labels: absurd, alternate reality, bayi, cina, horor, komikus, kutukan, pasar, penampakan, percobaan

0 Comments:
Post a Comment
<< Home