Pemakaman dan launching komik
Judul blog ini aneh-aneh ya..
Saya mimpi, ibu saya bilang nenek saya meninggal, dan akan dimakamkan di.. Daerah deket sebuah candi di pedalaman gunung, karena katanya itu permintaan terakhir beliau.
Ibu saya bilang "Dia pasti pengen kamu ikut nganter, lagian tempatnya bagus kok kamu pasti suka." Jadilah saya ikutan.
(Omong-omong, sebelum saya dituduh menyumpahi Opung saya mati, nenek saya yang dimaksud di mimpi ini sebenernya udah lama banget meninggal, saya masih SD harusnya)
Jadilah kami ke sana, bermalam di penginapan tua yang masih kental unsur tradisionalnya. Kami lalu pergi ke tempat.. er, funeral servicenya. Lalu tiba-tiba segalanya menjadi (lebih) sureal.
Jadi kami melihat petugas pemakaman menggotong mayat wanita yang hangus terbakar di atas tandu. Salah satu petugas melipat mayat itu dengan mudah (harusnya mayat terbakar itu kaku bukan?? CMIIW saya tidak ahli soal beginian) lalu membakarnya.
Api membesar dengan sangat singkat, lalu tiba-tiba listrik di rumah itu menjadi tidak stabil. Bapak saya bilang matiin dulu listriknya tapi petugas-petugas itu mengacuhkannya. Mayat terbakar itu dibawa ke basement dan listrik kembali stabil.
Kami terdiam, tetapi saya yakin ga pake ngomong juga kami sepakat untuk mengurus pemakaman nenek sendiri saja, ga pake jasa mereka.. O_o;
Lalu adegan diskip setelah pemakaman (mimpi sialan, kan gua pengen liat candinya!), kami sudah turun gunung dan saya dijemput sahabat saya. Dia langsung bilang, "Peh, waktu Zisa (teman komikus kami, saya cukup sering nyebut-nyebut dia sampai ada tagnya segala) saya ceritain kalo kamu pergi ke sini, dia langsung pengen acara launchingnya diadakannya di sini."
O_O..Jadilah dari pemakaman saya langsung ngacir ke event lain. Acaranya sendiri diadakan di penginapan tua yang sama, dan entah kenapa biarpun ini event diadakan di tengah gunung tetep aja bisa rame.
Tapi terus saya ketemu orang-orang menyebalkan. Orang-orang yang mencemooh jalan hidup saya, tetapi waktu saya balas mereka langsung ngeles, ganti topik dengan katanya saya terkenal dan dicari-cari (mau bikin saya terkesan setelah menyinggung saya? tolol) dan entah kenapa mendadak dengan tampang cengengesan ala cowok mesum malah nanya apa saya punya tindikan juga di bawah sana (@#$%&*!!).
(sepertinya bawah sadar sayapun setuju, cukup banyak cowok yang menaruh otak mereka di kelaminnya)
Saya bentak orang itu lalu saya tinggal. Sahabat saya memberikan komentar seperti "Yah, orang-orang kayak gitu emang kagak gitu itu." (@Oz: even in dreams, you're the master of redundancy) sementara Zisa udah sibuk lagi berhubung dia yang punya acara.
Belakangan mimpi saya suka tercampur antara urusan dunia mimpi dan dunia nyata. Maap kalau jadi tak enak dibaca. Sebagai gantinya saya link saja beberapa mimpi saya yang alurnya (saya rasa) lebih baik:
A Girl and Her Tower
Dua Kerajaan dan Tiga Dewi(maap judul sini dan judul sananya beda)
Gua kalo jadi mereka juga bakal pindah..
Gunung Kabut(ini juga sama, maap judulnya beda)
Kerajaan Pajak Air(yang ini juga)
Paranormal Activity? Lewaaat!
Petani dan Kebenaran(sekali lagi, maap judulnya beda)
EDIT: Akhirnya saya ngoprek-ngoprek entry lama dan mengganti beberapa judul supaya lebih sesuai dan memudahkan pencarian. Rupanya saya punya pembaca baru yang hobi ngoprek-ngoprek entry lama.
Omong-omong, acara launching komik itu bakalan beneran ada lho walaupun gakkan dilaksanakan di pedalaman gunung.
Jadi tanggal 1 Agustus 2010 nanti bakal ada event Komik Akhir Pekan. Isinya adalah bazaar, talkshow, dan launching komik, salah satunya adalah komik teman saya ini.
Tempatnya di Sekolah Tinggi Desain Indonesia (STDI) di Jl. Wastukencana No 52 Bandung. Acaranya dari jam 12 siang sampe jam 5 sore.
Saya mimpi, ibu saya bilang nenek saya meninggal, dan akan dimakamkan di.. Daerah deket sebuah candi di pedalaman gunung, karena katanya itu permintaan terakhir beliau.
Ibu saya bilang "Dia pasti pengen kamu ikut nganter, lagian tempatnya bagus kok kamu pasti suka." Jadilah saya ikutan.
(Omong-omong, sebelum saya dituduh menyumpahi Opung saya mati, nenek saya yang dimaksud di mimpi ini sebenernya udah lama banget meninggal, saya masih SD harusnya)
Jadilah kami ke sana, bermalam di penginapan tua yang masih kental unsur tradisionalnya. Kami lalu pergi ke tempat.. er, funeral servicenya. Lalu tiba-tiba segalanya menjadi (lebih) sureal.
Jadi kami melihat petugas pemakaman menggotong mayat wanita yang hangus terbakar di atas tandu. Salah satu petugas melipat mayat itu dengan mudah (harusnya mayat terbakar itu kaku bukan?? CMIIW saya tidak ahli soal beginian) lalu membakarnya.
Api membesar dengan sangat singkat, lalu tiba-tiba listrik di rumah itu menjadi tidak stabil. Bapak saya bilang matiin dulu listriknya tapi petugas-petugas itu mengacuhkannya. Mayat terbakar itu dibawa ke basement dan listrik kembali stabil.
Kami terdiam, tetapi saya yakin ga pake ngomong juga kami sepakat untuk mengurus pemakaman nenek sendiri saja, ga pake jasa mereka.. O_o;
Lalu adegan diskip setelah pemakaman (mimpi sialan, kan gua pengen liat candinya!), kami sudah turun gunung dan saya dijemput sahabat saya. Dia langsung bilang, "Peh, waktu Zisa (teman komikus kami, saya cukup sering nyebut-nyebut dia sampai ada tagnya segala) saya ceritain kalo kamu pergi ke sini, dia langsung pengen acara launchingnya diadakannya di sini."
O_O..Jadilah dari pemakaman saya langsung ngacir ke event lain. Acaranya sendiri diadakan di penginapan tua yang sama, dan entah kenapa biarpun ini event diadakan di tengah gunung tetep aja bisa rame.
Tapi terus saya ketemu orang-orang menyebalkan. Orang-orang yang mencemooh jalan hidup saya, tetapi waktu saya balas mereka langsung ngeles, ganti topik dengan katanya saya terkenal dan dicari-cari (mau bikin saya terkesan setelah menyinggung saya? tolol) dan entah kenapa mendadak dengan tampang cengengesan ala cowok mesum malah nanya apa saya punya tindikan juga di bawah sana (@#$%&*!!).
(sepertinya bawah sadar sayapun setuju, cukup banyak cowok yang menaruh otak mereka di kelaminnya)
Saya bentak orang itu lalu saya tinggal. Sahabat saya memberikan komentar seperti "Yah, orang-orang kayak gitu emang kagak gitu itu." (@Oz: even in dreams, you're the master of redundancy) sementara Zisa udah sibuk lagi berhubung dia yang punya acara.
***
Belakangan mimpi saya suka tercampur antara urusan dunia mimpi dan dunia nyata. Maap kalau jadi tak enak dibaca. Sebagai gantinya saya link saja beberapa mimpi saya yang alurnya (saya rasa) lebih baik:
A Girl and Her Tower
Dua Kerajaan dan Tiga Dewi
Gua kalo jadi mereka juga bakal pindah..
Gunung Kabut
Kerajaan Pajak Air
Paranormal Activity? Lewaaat!
Petani dan Kebenaran
EDIT: Akhirnya saya ngoprek-ngoprek entry lama dan mengganti beberapa judul supaya lebih sesuai dan memudahkan pencarian. Rupanya saya punya pembaca baru yang hobi ngoprek-ngoprek entry lama.
Omong-omong, acara launching komik itu bakalan beneran ada lho walaupun gakkan dilaksanakan di pedalaman gunung.
Jadi tanggal 1 Agustus 2010 nanti bakal ada event Komik Akhir Pekan. Isinya adalah bazaar, talkshow, dan launching komik, salah satunya adalah komik teman saya ini.
Tempatnya di Sekolah Tinggi Desain Indonesia (STDI) di Jl. Wastukencana No 52 Bandung. Acaranya dari jam 12 siang sampe jam 5 sore.
Labels: absurd, azisa noor, candi, event, gunung, horor, keluarga, kematian, komikus, teman-teman

0 Comments:
Post a Comment
<< Home