The Resistance
Mimpi ini settingnya di masa depan, tapi kenapa saya jadi anak SMA lagi??
Jadi di masa mendatang, karena kurikulum sekolah semakin susah jadi sistem pendidikan pun diubah supaya anak-anak bisa menyerap bahan pelajaran lebih mudah.
Tapi ada satu sekolah yang menolak untuk menggunakan sistem itu, bahkan gedung sekolahnya pun dari entah jaman kapan ga berubah. Jadi murid-murid di sana kesulitan dalam belajar.
Sebagian besar murid di sana menentang sistem tersebut, dan membentuk gerakan bawah tanah. Mereka bersatu dan menggunakan segala macam cara supaya sekolah itu lebih mempermudah murid-muridnya dalam proses belajar-mengajar. Sepertinya mereka sebenarnya tidak keberatan dengan prinsip old-fashioned sekolah itu, mereka cuma tidak suka sekolah itu tidak mau kompromi sedikit pun dengan kurikulum yang ada.
Belakangan, kondisi di sekolah itu berubah sejak kedatangan guru baru yang karismatik. Ia memberikan banyak usul untuk sekolah itu, seperti mengganti suara bel, membuat kegiatan wajib setelah jam sekolah. Sepertinya semua guru mendukung dan memuja-muja dia. Lama-lama sekolah itu berjalan sesuai dengan keinginan guru itu.
Kegiatan wajib itu bahkan tidak ada hubungannya dengan pelajaran. Yang ada cuma ceramah-ceramah yang bersifat doktrin, diberikan dengan alasan akan berguna dalam belajar-mengajar dan menjamin kehidupan siswa karena mereka menjadi lebih unggul dari yang lainnya.
Program-program yang dibuat berdasarkan usul guru itu menghambat pergerakan para siswa. Kegiatan wajib yang diadakan membuat para siswa sulit bergerak, setiap siswa diawasi dan bel sekolah yang baru diduga bisa mencuci otak para guru dan murid. Beberapa murid seperti tercuci otak karena mendadak mereka berubah dan mulai mengikuti si guru karismatik.
Sampai suatu hari sekolah itu menjadi lengah karena merasa siswa-siswanya sudah terkendali. Murid-murid mencampur air minum guru sehingga banyak guru yang sakit, menyebabkan kegiatan wajib di banyak kelas dibatalkan. Bel sekolah disabotase untuk mengalihkan perhatian guru dan mereka mulai bergerak kembali.
Banyak murid yang berhasil membuat dokumentasi terhadap apa yang terjadi di sekolah itu, ada juga yang berhasil mendapatkan data-data lengkap dari komputer sekolah. Pada saat-saat terakhir, terlihat hanya kelas milik si guru aneh ini saja yang aktif melakukan kegiatan wajib.
Pada puncaknya, mereka berkumpul di luar sekolah dan mengumpulkan seluruh informasi dan dukungan kekuatan yang bisa didapat. Banyak juga alumni sekolah itu yang datang untuk membantu, karena mereka juga tidak suka dengan cara sekolah itu berjalan.
Lalu mimpi terputus di sana karena saya sakit perut karena datang bulan. -_-
Jadi di masa mendatang, karena kurikulum sekolah semakin susah jadi sistem pendidikan pun diubah supaya anak-anak bisa menyerap bahan pelajaran lebih mudah.
Tapi ada satu sekolah yang menolak untuk menggunakan sistem itu, bahkan gedung sekolahnya pun dari entah jaman kapan ga berubah. Jadi murid-murid di sana kesulitan dalam belajar.
Sebagian besar murid di sana menentang sistem tersebut, dan membentuk gerakan bawah tanah. Mereka bersatu dan menggunakan segala macam cara supaya sekolah itu lebih mempermudah murid-muridnya dalam proses belajar-mengajar. Sepertinya mereka sebenarnya tidak keberatan dengan prinsip old-fashioned sekolah itu, mereka cuma tidak suka sekolah itu tidak mau kompromi sedikit pun dengan kurikulum yang ada.
Belakangan, kondisi di sekolah itu berubah sejak kedatangan guru baru yang karismatik. Ia memberikan banyak usul untuk sekolah itu, seperti mengganti suara bel, membuat kegiatan wajib setelah jam sekolah. Sepertinya semua guru mendukung dan memuja-muja dia. Lama-lama sekolah itu berjalan sesuai dengan keinginan guru itu.
Kegiatan wajib itu bahkan tidak ada hubungannya dengan pelajaran. Yang ada cuma ceramah-ceramah yang bersifat doktrin, diberikan dengan alasan akan berguna dalam belajar-mengajar dan menjamin kehidupan siswa karena mereka menjadi lebih unggul dari yang lainnya.
Program-program yang dibuat berdasarkan usul guru itu menghambat pergerakan para siswa. Kegiatan wajib yang diadakan membuat para siswa sulit bergerak, setiap siswa diawasi dan bel sekolah yang baru diduga bisa mencuci otak para guru dan murid. Beberapa murid seperti tercuci otak karena mendadak mereka berubah dan mulai mengikuti si guru karismatik.
Sampai suatu hari sekolah itu menjadi lengah karena merasa siswa-siswanya sudah terkendali. Murid-murid mencampur air minum guru sehingga banyak guru yang sakit, menyebabkan kegiatan wajib di banyak kelas dibatalkan. Bel sekolah disabotase untuk mengalihkan perhatian guru dan mereka mulai bergerak kembali.
Banyak murid yang berhasil membuat dokumentasi terhadap apa yang terjadi di sekolah itu, ada juga yang berhasil mendapatkan data-data lengkap dari komputer sekolah. Pada saat-saat terakhir, terlihat hanya kelas milik si guru aneh ini saja yang aktif melakukan kegiatan wajib.
Pada puncaknya, mereka berkumpul di luar sekolah dan mengumpulkan seluruh informasi dan dukungan kekuatan yang bisa didapat. Banyak juga alumni sekolah itu yang datang untuk membantu, karena mereka juga tidak suka dengan cara sekolah itu berjalan.
Lalu mimpi terputus di sana karena saya sakit perut karena datang bulan. -_-
Labels: cuci otak, pemberontakan, sekolah

0 Comments:
Post a Comment
<< Home