Plantfolks, Corrupt Fairy and a Dragon
Mimpi saya kali ini lucu, ada 2 mimpi tapi settingnya sama dan nyambung.
Jadi di mimpi ini, manusia hidup berdampingan dengan makhluk-makhluk sentient lainnya. Di mimpi pertama, dikatakan bahwa manusia hidup berdampingan dengan makhluk sejenis tumbuhan. Mereka sangat cerdas, karena dari akarnya mereka menyerap pengetahuan tak terbatas dan bisa hidup bebas seperti manusia dengan melepaskan diri dari akarnya. Dan bila makhluk ini mati, mereka akan kembali ke bentuk biji dan bisa ditanam lagi dan menjadi individu baru.
Jadi di mimpi saya, ada seorang manusia yang berteman dengan makhluk-makhluk ini. Teman-teman manusia ini mati karena terlalu lama lepas dari akarnya, sehingga sang manusia menanam mereka kembali.
Ketika mereka terlahir kembali, ingatan mereka yang sebelumnya hilang, tetapi mereka menjadi takut meninggalkan akar mereka.
Cerita berikutnya adalah tentang peri dan naga. Entah apa yang terjadi, si naga berhutang budi pada peri ini dan di dunia naga ada aturan untuk membayar kebaikan tersebut.
Dengan senang hati sang peri memanfaatkan hal ini, karena dia tahu naga adalah makhluk yang sakti. Ia meminta sang naga membangun istana untuknya, memberikan harta yang berlimpah dan segala fasilitas gaya hidup mewah.
(Percayalah, aneh rasanya melihat peri hidup di mansion yang seharian kerjanya cuma mandi matahari di balkon di antara fasilitas-fasilitas spa)
Sang naga tahu bahwa dirinya dimanfaatkan, sehingga ia memanfaatkan celah-celah dari permintaan sang peri. Aturan balas budi ini rupanya memiliki hukumnya sendiri, salah satunya adalah dilarang meminta kekuasaan di wilayah negara berdaulat karena dianggap melakukan gerakan separatis. Sang naga berhasil membuat si peri meminta kekuasaan sehingga ia segera ditangkap.
Nah, yang menangkap si peri ini adalah si manusia dari cerita pertama. Ia mengetahui apa yang terjadi dari temannya si makhluk tumbuhan, yang karena tidak pernah lepas dari aliran ilmu pengetahuan jadi memiliki kemampuan-kemampuan seperti remote viewing dan teleportasi, memungkinkan mereka untuk mengetahui peristiwa ini dan mengantar mereka langsung ke sana untuk menangkap si peri.
Belakangan ini mimpi saya kurang seru, tapi sering nyambung.. :D
Jadi di mimpi ini, manusia hidup berdampingan dengan makhluk-makhluk sentient lainnya. Di mimpi pertama, dikatakan bahwa manusia hidup berdampingan dengan makhluk sejenis tumbuhan. Mereka sangat cerdas, karena dari akarnya mereka menyerap pengetahuan tak terbatas dan bisa hidup bebas seperti manusia dengan melepaskan diri dari akarnya. Dan bila makhluk ini mati, mereka akan kembali ke bentuk biji dan bisa ditanam lagi dan menjadi individu baru.
Jadi di mimpi saya, ada seorang manusia yang berteman dengan makhluk-makhluk ini. Teman-teman manusia ini mati karena terlalu lama lepas dari akarnya, sehingga sang manusia menanam mereka kembali.
Ketika mereka terlahir kembali, ingatan mereka yang sebelumnya hilang, tetapi mereka menjadi takut meninggalkan akar mereka.
Cerita berikutnya adalah tentang peri dan naga. Entah apa yang terjadi, si naga berhutang budi pada peri ini dan di dunia naga ada aturan untuk membayar kebaikan tersebut.
Dengan senang hati sang peri memanfaatkan hal ini, karena dia tahu naga adalah makhluk yang sakti. Ia meminta sang naga membangun istana untuknya, memberikan harta yang berlimpah dan segala fasilitas gaya hidup mewah.
(Percayalah, aneh rasanya melihat peri hidup di mansion yang seharian kerjanya cuma mandi matahari di balkon di antara fasilitas-fasilitas spa)
Sang naga tahu bahwa dirinya dimanfaatkan, sehingga ia memanfaatkan celah-celah dari permintaan sang peri. Aturan balas budi ini rupanya memiliki hukumnya sendiri, salah satunya adalah dilarang meminta kekuasaan di wilayah negara berdaulat karena dianggap melakukan gerakan separatis. Sang naga berhasil membuat si peri meminta kekuasaan sehingga ia segera ditangkap.
Nah, yang menangkap si peri ini adalah si manusia dari cerita pertama. Ia mengetahui apa yang terjadi dari temannya si makhluk tumbuhan, yang karena tidak pernah lepas dari aliran ilmu pengetahuan jadi memiliki kemampuan-kemampuan seperti remote viewing dan teleportasi, memungkinkan mereka untuk mengetahui peristiwa ini dan mengantar mereka langsung ke sana untuk menangkap si peri.
Belakangan ini mimpi saya kurang seru, tapi sering nyambung.. :D
Labels: alternate reality, fantasy, kematian, naga, peri, ras bukan manusia

0 Comments:
Post a Comment
<< Home