Post Apocalyptic World, Flow of the Universe and Metal Tree
Saya bermimpi saya terbangun di dunia di mana peradaban sudah hancur, entah karena peristiwa apocalyptic apa. Jumlah manusia sudah sangat sedikit, mereka terpencar-pencar dan hidup menyatu dengan alam yang telah pulih dengan cepat, mengumpulkan sisa-sisa peradaban sambil belajar untuk membaca aliran alam semesta.
Tampaknya tidak semua orang bisa melakukannya, karena di tempat lain rupanya orang yang bisa melakukannya dihormati dan dianggap semacam pemimpin spiritual karena ada seorang nenek yang berkunjung ke tempat saya yang dikawal oleh pengawal yang sedikit fanatik yang kesel banget saya ga bisa ngasih tempat menginap yang layak (hellooo you expect, a 5 star hotel in a dystopian era??) padahal saya membawanya ke sana karena di tempat itulah terdapat aliran alam yang besar.
Lalu saya tinggal bersama seorang ilmuwan yang membangun rumah mengelilingi sebuah pohon besar. Tugasnya adalah mengumpulkan artefak peradaban manusia yang tersisa. Ia dibantu oleh pohon raksasa yang menjadi inti rumahnya, yang dipasangkan alat canggih yang membuat pohon tersebut bisa membantu pekerjaan sang ilmuwan dan berkomunikasi dengan manusia.
Kenyataannya kerjaan si pohon kebanyakan cuma ngumpulin album-album musik metal. Alhasil sebagian besar benda yang dikumpulkan si ilmuwan adalah Audio CD, LP, kaset..
Tampaknya tidak semua orang bisa melakukannya, karena di tempat lain rupanya orang yang bisa melakukannya dihormati dan dianggap semacam pemimpin spiritual karena ada seorang nenek yang berkunjung ke tempat saya yang dikawal oleh pengawal yang sedikit fanatik yang kesel banget saya ga bisa ngasih tempat menginap yang layak (hellooo you expect, a 5 star hotel in a dystopian era??) padahal saya membawanya ke sana karena di tempat itulah terdapat aliran alam yang besar.
Lalu saya tinggal bersama seorang ilmuwan yang membangun rumah mengelilingi sebuah pohon besar. Tugasnya adalah mengumpulkan artefak peradaban manusia yang tersisa. Ia dibantu oleh pohon raksasa yang menjadi inti rumahnya, yang dipasangkan alat canggih yang membuat pohon tersebut bisa membantu pekerjaan sang ilmuwan dan berkomunikasi dengan manusia.
Kenyataannya kerjaan si pohon kebanyakan cuma ngumpulin album-album musik metal. Alhasil sebagian besar benda yang dikumpulkan si ilmuwan adalah Audio CD, LP, kaset..
Labels: alternate reality, barang antik, bencana, dunia, flow, pattern, pohon

0 Comments:
Post a Comment
<< Home